Subscribe:

Ads 468x60px

Pages

Senin, 26 Maret 2012

MANUSIA DAN KEBUDAYAAN

Apa sih Manusia itu? Apa sih kebudayaan itu? Terus apa hubungannya mereka berdua? Apa baik- baik saja.Hehehe
Sebenarnya antara manusia dan kebudayaan itu saling berhubungan satu sama lainnya. Untuk lebih jelasnya baca artikel ini sampe habis :D


A. MANUSIA
Manusia adalah mahluk ciptaan Tuhan yang paling sempurna di muka bumi ini. Apa yang membuat mereka sempurna? Akal yang membuat mereka berbeda dari makhluk lainnya. Manusia diberikan akal pikiran dan hati oleh penciptanya, dan semua itu terletak di dalam jiwa.

B. KEPRIBADIAN BANGSA TIMUR (INDONESIA)
                Manusia adalah makhluk sosial, maka dari itu mereka tidak bisa hidup sendiri. Mereka membutuhkan sesamanya untuk dapat berinteraksi dan bertahan hidup.
Hal tersebut dianut oleh seluruh masyarakat Indonesia.  Sesuatu yang ada di dalam masyarakat ditentukan  oleh  kebudayaan yang diimiliki masyarakat itu. Di Indonesia punya banyak kebudayaan  yang ada, karena kita tahu bahwa Indonesia memiliki banyak suku sehingga banyak kebudayaan yang berbeda pula.
Pada dasarnya masyarakat Indonesia sangat terbuka terhadap bangsa lain, tetapi selama tidak keluar dari etika, norma,dan adat yang berlaku di Indonesia.
C. UNSUR, WUJUD, DAN ORIENTASI KEBUDAYAAN
Unsur Kebudayaan
Didalam karya C.Kluckhorn yang berjudul “Universal Catagories of Culture” mengemukakan bahwa ada tujuh unsur kebudayaan, yaitu:
1. Sistem Religi (Kepecayaan)
2. Sistem Organisasi Kemasyarakatan
3. Sistem Pengetahuan
4. Sistem mata pencaharian hidupdan system ekonomi
5. Sistem Teknologi dan Peralatan
6. Bahasa
7. Kesenian
Wujud Kebudayaan       
Menurut  J.J Hoeningman, kebudayaan memiliki tiga wujud yaitu:
1. Kompleks gagasan, konsep, dan pikiran manusia:
Wujud ini disebut sistem budaya, tak dapat dilihat atau bersifat abstrak dalam pikiran manusia yang menganutnya.
2. Kompleks Aktivitas
Aktivitas manusia ketika saling berinteraksi, bersifat konkret atau jelas, dapat diamati atau di observasi. Wujud ini disebut system sosial. Sistem sosial ini terdiri dari aktivitas manusia yang saling berinteraksi.
3. Wujud Benda (Artefak)
Aktivitas manusia akan menghasilkan benda untuk kebutuhan hidupnya. Kebudayaan dalam bentuk fisik bias juga disebut kebudayaan fisik.
Orientasi Nilai Budaya
1. Hakekat Hidup Manusia (MH)
Hakekat hidup untuk setiap kebudayaan berbeda secara extreme. Ada yang berusaha memadamkan hidup. Ada pula yang menganggap hidup sebagai suatu hal yang baik Mengisi Hidup”.
2. Hakekat Karya Manusia ( MK)
Karya memberikan kehormatan atau kedudukan.Karya merupakan gerak hidup untuk menambah karya lagi.
3. Hakekat Wktu Manusia (WM)
Hakekat waktu setiap kebudayaan berbeda, ada yang berpandangan mementingkan orientasi masa lampau. Ada pula yang berpandangan untuk masa yang akan datang.
Perubahan Kebudayaan dan Kaitan Manusia dengan Kebudayaan
Perubahan Kebudayaan
Perubahan kebudayaan merupakan suatu keadaan dalam masyarakat yang terjadi karena ketidaksesuaian diantara unsur-unsur kebudayaan yang saling berbeda sehingga tercapai keadaan yang tidak serasi fungsinya bagi kehidupan. Karena itu, suatu peradaban melekat pada tiga faktor yang menjadi tonggak berdirinya suatu peradaban, yaitu sistem pemerintahan, sistem ekonomi, dan IPTEK.
Perbedaan dan Persamaan antara Perubahan Sosial dengan Perubahan Kebudayaan
Perbedaan Persamaan
Perubahan Sosial Mengarah pada perubahan unsur-unsur kebudayaan yang ada. Adanya penerimaan cara-cara baru/suatu perbaikan cara masyarakat dalam memenuhi kebutuhannya.
Perubahan Kebudayaan Perubahan terjadi pada dalam struktur masyarakat/dalam organisasi sosial. Adanya penerimaan cara-cara baru/suatu perbaikan cara masyarakat dalam memenuhi kebutuhannya.
Cara memahami terjadinya perubahan sosial dan budaya yakni dengan membuat rekapitulasi dari semua perubahan yang terjadi dalam masyarakat sebelumnya.

Kaitan Manusia dengan Kebudayaan
Dalam sosiologi manusia dan kebudayaan dinilai sebagai dwitunggal, maksudnya bahwa walaupun keduanya berbeda tetapi keduanya merupakan satu kesatuan. Manusia menciptakan kebudayaan, dan setelah kebudayaan itu tercipta maka kebudayaan mengatur manusia agar sesuai dengannya.

Dari sisi lain, hubungan antara manusia dan kebudayaan ini dapat dipandang setara dengan hubungan antara manusia dengan masyarakat dinyatakan sebagai diaektis, maksudnya saling terikat satu sama lain. Proses dialektis ini tercipta melalui 3 tahap yaitu:
a. Eksternalisasi, proses dimana manusia mengekspresikan dirinya dengan membangun dunianya. Melalui eksternalisasi ini masyarakat menjadi kenyataan buatan manusia.
b. Obyektivasi, proses dimana masyarakat menjadi realisasi obyektif, yaitu suatu kenyataan yang terpisah dari manusia dan berhadapan dengan manusia. Dengan demikian masyarakat dengan segala pranata sosialnya akan mempengaruhi bahkan membentuk perilaku manusia.
c. Internalisasi, proses dimana masyarakat disergap kembali oleh manusia. Maksudnya bahwa manusia mempelajari kembali masyarakatnya sendiri agar dia dapat hidup dengan baik, sehingga manusia menjadi kenyataan yang dibentuk oleh masyarakat.

0 komentar:

Posting Komentar